Jakarta – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengambil langkah proaktif dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang masih melanda berbagai wilayah di Indonesia. Sebagai wujud komitmen terhadap keselamatan dan kenyamanan penumpang, ASDP memberlakukan kebijakan pengembalian (refund) dan penjadwalan ulang (reschedule) tiket bagi para penumpang yang terdampak kondisi cuaca buruk. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas bagi para pengguna jasa penyeberangan dalam merencanakan perjalanan mereka, sekaligus meminimalisir potensi risiko akibat cuaca yang tidak menentu.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa curah hujan tinggi dan gelombang besar masih menjadi ancaman di beberapa lintasan penyeberangan utama, khususnya di wilayah Sumatera, Jawa, dan Bali. Kondisi ini mengharuskan ASDP untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait.
"Kami terus memantau informasi cuaca terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara berkala. Informasi ini menjadi dasar penting dalam pengambilan keputusan operasional. Selain itu, kami juga menjalin komunikasi yang erat dengan otoritas pelabuhan dan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk memastikan keselamatan dan kelancaran operasional penyeberangan," ujar Windy dalam keterangan resminya.
Windy menekankan bahwa faktor alam memiliki peran yang sangat signifikan dalam operasional penyeberangan. Oleh karena itu, kesiapan operator dan perencanaan perjalanan yang matang dari masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman. ASDP menyadari betul pentingnya memberikan solusi yang adaptif terhadap perubahan cuaca yang cepat dan sulit diprediksi.
"ASDP memahami bahwa cuaca ekstrem dapat mengganggu rencana perjalanan masyarakat. Oleh karena itu, kami memberikan fleksibilitas perjalanan melalui kebijakan refund sebesar 25 persen dan layanan reschedule dengan biaya 10 persen. Dengan adanya kebijakan ini, pengguna jasa dapat menyesuaikan rencana perjalanan mereka sesuai dengan kondisi cuaca terkini," jelas Windy.
Kebijakan refund dan reschedule ini merupakan bagian dari upaya ASDP untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan. ASDP menyadari bahwa keselamatan penumpang adalah prioritas utama, dan kebijakan ini merupakan salah satu cara untuk memastikan bahwa operasional penyeberangan tetap aman dan terkendali di tengah kondisi cuaca yang menantang.
"Keselamatan pengguna jasa tetap menjadi fokus utama kami. Operasional penyeberangan akan disesuaikan dengan kondisi cuaca tanpa mengorbankan aspek keamanan layanan. Kami tidak akan ragu untuk menunda atau membatalkan perjalanan jika kondisi cuaca dinilai membahayakan keselamatan penumpang dan kapal," tegas Windy.
Prakiraan Cuaca dan Dampaknya pada Penyeberangan
Berdasarkan prakiraan BMKG untuk periode 15-18 Februari 2026, sebagian besar wilayah Indonesia masih berada dalam puncak musim hujan. Kondisi ini diperkuat oleh penguatan Monsun Asia dan dinamika atmosfer di wilayah selatan Indonesia. Akibatnya, intensitas hujan, kecepatan angin, dan tinggi gelombang di sejumlah perairan strategis jalur penyeberangan berpotensi meningkat.
BMKG memprakirakan kecepatan angin di perairan Selat Sunda, Laut Jawa, hingga Selat Bali berkisar antara 8 hingga 20 knot, dengan hembusan angin sesekali mencapai 20 hingga 25 knot. Sementara itu, tinggi gelombang signifikan diperkirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 2,0 meter dan dapat meningkat secara fluktuatif mengikuti perkembangan cuaca harian.
Kondisi cuaca seperti ini dapat berdampak signifikan pada operasional penyeberangan. Gelombang tinggi dan angin kencang dapat mengganggu stabilitas kapal, memperlambat waktu tempuh, dan bahkan membahayakan keselamatan penumpang. Oleh karena itu, ASDP terus memantau perkembangan cuaca dan mengambil langkah-langkah antisipasi yang diperlukan.
Koordinasi dan Komunikasi Intensif
ASDP menjalin koordinasi yang erat dengan BMKG, otoritas pelabuhan, dan instansi terkait lainnya untuk mendapatkan informasi cuaca terkini dan memastikan keselamatan operasional penyeberangan. Informasi dari BMKG menjadi acuan utama dalam pengambilan keputusan terkait jadwal keberangkatan dan kedatangan kapal.
Selain itu, ASDP juga aktif berkomunikasi dengan para pengguna jasa melalui berbagai saluran informasi, seperti website resmi, media sosial, dan pengumuman di pelabuhan. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi yang akurat dan terkini mengenai kondisi cuaca dan dampaknya pada jadwal penyeberangan.
ASDP juga mengimbau kepada para penumpang untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dan mengikuti arahan dari petugas di pelabuhan. Penumpang juga disarankan untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum melakukan perjalanan, seperti membawa perlengkapan yang sesuai dengan kondisi cuaca dan memastikan kondisi kesehatan yang prima.
Komitmen ASDP terhadap Keselamatan dan Pelayanan
Kebijakan refund dan reschedule tiket ini merupakan bukti nyata komitmen ASDP terhadap keselamatan dan pelayanan kepada para pengguna jasa. ASDP menyadari bahwa kondisi cuaca ekstrem dapat menjadi tantangan yang serius dalam operasional penyeberangan, dan kebijakan ini merupakan salah satu cara untuk mengatasi tantangan tersebut.
ASDP akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan keselamatan penumpang di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. ASDP juga akan terus berinovasi dan mencari solusi-solusi baru untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional penyeberangan.
Dengan adanya kebijakan refund dan reschedule tiket ini, diharapkan para penumpang dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam melakukan perjalanan menggunakan jasa penyeberangan ASDP. ASDP berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik dan memastikan keselamatan penumpang sebagai prioritas utama.
Imbauan untuk Penumpang
ASDP mengimbau kepada seluruh penumpang yang akan melakukan perjalanan dengan kapal feri untuk memperhatikan beberapa hal berikut:
- Selalu pantau informasi cuaca terkini dari BMKG atau sumber informasi terpercaya lainnya.
- Periksa jadwal keberangkatan dan kedatangan kapal secara berkala melalui website resmi ASDP atau media sosial.
- Siapkan perlengkapan yang sesuai dengan kondisi cuaca, seperti jaket, payung, atau topi.
- Pastikan kondisi kesehatan yang prima sebelum melakukan perjalanan.
- Ikuti arahan dari petugas di pelabuhan dan selama berada di atas kapal.
- Laporkan kepada petugas jika merasa tidak sehat atau melihat sesuatu yang mencurigakan.
Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, diharapkan perjalanan dengan kapal feri dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar. ASDP berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik dan memastikan keselamatan penumpang sebagai prioritas utama.





