Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) secara resmi memulai rangkaian kegiatan publikasi Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) melalui acara Kick-Off yang diselenggarakan di Kantor Pusat BPS, Jakarta, pada Rabu (25/2/2026). Acara ini menandai dimulainya persiapan intensif untuk sensus ekonomi yang sangat penting ini, yang bertujuan untuk menyediakan data komprehensif dan akurat mengenai struktur dan kinerja ekonomi Indonesia.

Dalam upaya menyelaraskan komunikasi pemerintah dan memastikan pesan yang konsisten dan efektif, BPS bekerja sama dengan Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas). Kemitraan ini mencerminkan pengakuan atas pentingnya diseminasi informasi yang luas dan keterlibatan publik dalam keberhasilan SE2026.

Sekretaris Utama BPS, Zulkipli, dalam sambutannya menekankan pentingnya SE2026 sebagai sumber informasi krusial bagi berbagai pemangku kepentingan. Data yang dikumpulkan akan memberikan dasar yang kuat bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang tepat sasaran dan efektif. Pelaku usaha juga akan mendapatkan manfaat dari informasi detail mengenai tren pasar, peluang investasi, dan tantangan yang dihadapi oleh sektor ekonomi yang berbeda. Selain itu, SE2026 akan menjadi sumber daya yang berharga bagi akademisi dan media dalam melakukan penelitian dan analisis mendalam tentang perekonomian Indonesia.

Lebih lanjut, Zulkipli menyoroti bahwa SE2026 memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan sensus ekonomi sebelumnya. Selain mengumpulkan data tentang karakteristik usaha tradisional, SE2026 juga akan menggali informasi mengenai perkembangan ekonomi digital, ekonomi lingkungan, dan ekonomi kreatif. Penambahan ini mencerminkan upaya BPS untuk beradaptasi dengan perubahan lanskap ekonomi yang pesat dan untuk menyediakan data yang relevan dengan tantangan dan peluang di era modern.

Manfaat Strategis Sensus Ekonomi 2026

Pelaksanaan SE2026 diharapkan memberikan berbagai manfaat strategis bagi Indonesia, antara lain:

  1. Penyediaan Data Ekonomi yang Akurat dan Komprehensif: SE2026 akan menghasilkan data ekonomi yang paling akurat dan komprehensif yang tersedia di Indonesia. Data ini akan menjadi rujukan nasional bagi semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam perencanaan, pengambilan keputusan, dan evaluasi kebijakan ekonomi.

  2. Penguatan Perencanaan dan Penajaman Target Program Pembangunan: Dengan tersedianya data yang detail dan terpercaya, pemerintah dapat merencanakan program pembangunan yang lebih efektif dan efisien. SE2026 akan membantu pemerintah untuk mengidentifikasi sektor-sektor ekonomi yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi, serta tantangan-tantangan yang perlu diatasi untuk mencapai tujuan pembangunan nasional.

  3. Dukungan Terhadap Agenda Transformasi Ekonomi Nasional: SE2026 akan memainkan peran penting dalam mendukung agenda transformasi ekonomi nasional, yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global dan untuk menciptakan lapangan kerja yang lebih berkualitas. Data yang dikumpulkan akan memberikan wawasan tentang tren-tren baru dalam ekonomi, seperti digitalisasi, keberlanjutan, dan inovasi, yang dapat membantu pemerintah untuk merumuskan kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

  4. Akses Informasi Strategis Bagi Pemangku Kepentingan: SE2026 akan menyediakan akses informasi strategis bagi berbagai pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha, asosiasi industri, lembaga keuangan, dan organisasi masyarakat sipil. Informasi ini dapat digunakan untuk membuat keputusan investasi yang lebih baik, mengembangkan strategi bisnis yang lebih efektif, dan mengadvokasi kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

  5. Penguatan Peran Asosiasi Usaha: SE2026 akan memberikan asosiasi usaha dengan data yang lengkap dan akurat tentang kondisi anggota mereka. Data ini dapat digunakan untuk mengadvokasi kepentingan anggota secara berbasis bukti, untuk merancang program pelatihan dan pengembangan yang relevan, dan untuk memfasilitasi kolaborasi antara anggota.

Fokus pada Ekonomi Digital, Lingkungan, dan Kreatif

Salah satu aspek penting dari SE2026 adalah fokusnya pada ekonomi digital, ekonomi lingkungan, dan ekonomi kreatif. Ketiga sektor ini memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.

  • Ekonomi Digital: Sensus akan mengumpulkan data tentang penggunaan teknologi digital oleh pelaku usaha, seperti e-commerce, pembayaran digital, dan media sosial. Informasi ini akan membantu pemerintah untuk merumuskan kebijakan yang mendukung pengembangan ekosistem digital yang kondusif bagi pertumbuhan bisnis dan inovasi.
  • Ekonomi Lingkungan: Sensus akan mengumpulkan data tentang praktik bisnis yang berkelanjutan, seperti penggunaan energi terbarukan, pengelolaan limbah, dan konservasi sumber daya alam. Informasi ini akan membantu pemerintah untuk mempromosikan praktik bisnis yang ramah lingkungan dan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
  • Ekonomi Kreatif: Sensus akan mengumpulkan data tentang industri kreatif, seperti seni, desain, musik, film, dan fashion. Informasi ini akan membantu pemerintah untuk mengembangkan kebijakan yang mendukung pertumbuhan sektor kreatif dan untuk mempromosikan produk dan layanan kreatif Indonesia di pasar global.

Keterlibatan Aktif Pemangku Kepentingan

BPS menyadari bahwa keberhasilan SE2026 sangat bergantung pada keterlibatan aktif dari semua pemangku kepentingan. Oleh karena itu, BPS mengajak semua pihak untuk berpartisipasi dalam sensus ini, baik sebagai responden maupun sebagai penyebar informasi.

BPS mengajak media massa, media sosial, platform digital, dan kanal institusi untuk membantu menyebarkan informasi tentang SE2026 kepada masyarakat luas. Asosiasi usaha dan komunitas pelaku ekonomi juga diimbau untuk berperan aktif dalam mengadvokasi pentingnya partisipasi dalam sensus ini.

Zulkipli menekankan bahwa SE2026 adalah kesempatan emas bagi semua pihak untuk berkontribusi pada pembangunan ekonomi Indonesia. Bagi asosiasi usaha, ini adalah kesempatan untuk memastikan bahwa kondisi anggota mereka benar-benar tercermin dalam data nasional. Bagi kementerian dan lembaga pemerintah, ini adalah momentum untuk memperkuat kebijakan berbasis data.

Menuju Data yang Lebih Baik untuk Indonesia yang Lebih Baik

Sensus Ekonomi 2026 adalah investasi penting dalam masa depan ekonomi Indonesia. Dengan menyediakan data yang akurat, komprehensif, dan relevan, SE2026 akan membantu pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sipil untuk membuat keputusan yang lebih baik dan untuk membangun ekonomi yang lebih kuat, lebih inklusif, dan lebih berkelanjutan.

Partisipasi aktif dari semua pihak sangat penting untuk memastikan keberhasilan SE2026. Mari kita bersama-sama mendukung sensus ini dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi Indonesia yang lebih baik. Dengan data yang lebih baik, kita dapat membangun Indonesia yang lebih baik.

Bagikan:

Cahyono

Fokus pada topik sosial, ekonomi, dan layanan masyarakat dengan gaya penulisan yang to the point.