Jakarta, 19 Februari 2026 – Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan hari Kamis, 19 Februari 2026. Lonjakan harga perak Antam ini sejalan dengan tren positif yang terjadi pada harga emas Antam dan harga perak global. Kenaikan ini mencerminkan sentimen pasar yang kuat terhadap logam mulia, didorong oleh berbagai faktor termasuk ketidakpastian geopolitik, ekspektasi penurunan suku bunga, dan permintaan industri yang berkelanjutan.
Menurut data yang dirilis di laman resmi logammulia.com, harga perak Antam hari ini tercatat lebih tinggi Rp 800 dibandingkan hari sebelumnya. Harga perak Antam kini berada di level Rp 48.400 per gram, dibandingkan dengan harga pada perdagangan kemarin yang sebesar Rp 47.600 per gram. Antam menyediakan berbagai pilihan perak batangan dengan berat 250 gram dan 500 gram, serta perak butiran murni dengan kadar 99,95%. Harga perak batangan 250 gram dibanderol Rp 12.625.000, sementara harga perak batangan 500 gram ditetapkan sebesar Rp 24.325.000.
Pergerakan Harga Perak Dunia dan Analisis Teknikal
Di pasar global, harga perak dunia juga menunjukkan tren kenaikan yang kuat. Mengutip data dari Kitco, harga perak dunia naik USD 4,30 menjadi USD 77,81 per ounce. Para pelaku pasar yang optimis terhadap kontrak berjangka perak pada bulan Maret menargetkan harga naik lebih lanjut, menembus level resistance teknis yang signifikan di USD 90,00. Sebaliknya, level support kuat berada pada level terendah Februari di USD 63,90.
Secara teknikal, level resistance pertama yang perlu diperhatikan adalah USD 80,00, diikuti oleh USD 82,50. Sementara itu, level support terdekat berada pada level terendah pekan ini di USD 71,81, dan selanjutnya di USD 70. Analisis teknikal ini memberikan gambaran tentang potensi pergerakan harga perak dalam jangka pendek, membantu investor dan trader dalam membuat keputusan investasi yang lebih informed.
Fokus Pasar pada Risalah Rapat FOMC dan Kebijakan Suku Bunga The Fed
Pelaku pasar dan investor saat ini sangat memperhatikan risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal Reserve (FOMC) yang akan dirilis pada hari ini. Pada rapat FOMC bulan Januari lalu, para pembuat kebijakan The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga AS pada tingkat yang stabil. Namun, ekspektasi penurunan suku bunga di masa depan menjadi faktor penting yang mempengaruhi pasar komoditas, termasuk perak. Penurunan suku bunga biasanya akan mendorong permintaan terhadap komoditas karena membuat aset-aset tersebut menjadi lebih menarik dibandingkan dengan aset-aset yang memberikan imbal hasil tetap.
Gubernur The Fed, Michael Barr, pada hari Selasa menyatakan bahwa suku bunga perlu tetap stabil "untuk beberapa waktu" sampai para pejabat melihat bukti yang lebih kuat bahwa inflasi bergerak menuju target 2% yang ditetapkan oleh bank sentral. Sementara itu, Presiden Bank Sentral Chicago, Austin Goolsbee, menyampaikan pandangan yang sedikit berbeda, dengan mengatakan bahwa ada potensi untuk pemangkasan suku bunga lebih lanjut pada tahun ini jika inflasi terus berada pada jalur yang tepat menuju target tersebut. Perbedaan pandangan di antara para pejabat The Fed ini menambah ketidakpastian di pasar dan membuat investor semakin berhati-hati dalam mengambil posisi.
Dinamika Harga Emas Dunia dan Implikasinya terhadap Perak
Sebelumnya, harga emas dunia mengalami kenaikan lebih dari 1% pada perdagangan hari Rabu, 18 Februari 2026. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya kekhawatiran investor terhadap risiko geopolitik dan antisipasi terhadap risalah pertemuan The Fed pada bulan Januari. Harga emas spot naik 1,7% menjadi USD 4.957,70 per ounce, sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman April menguat 0,5% menjadi USD 4.977,80.
Analis Marex, Edward Meir, menjelaskan bahwa ketegangan geopolitik, terutama yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat, menjadi salah satu faktor yang mendukung kenaikan harga emas. Namun, ia juga mencatat bahwa pasar emas telah berada dalam kisaran perdagangan yang relatif ketat sepanjang bulan Februari, sehingga sulit untuk menentukan arah yang jelas dalam jangka pendek.
Situasi geopolitik yang memanas, termasuk kelanjutan konflik antara Ukraina dan Rusia, serta ketegangan di Timur Tengah, terus memberikan dukungan terhadap harga emas sebagai aset safe-haven. Investor cenderung mencari perlindungan pada aset-aset seperti emas dan perak di tengah ketidakpastian global, yang pada gilirannya meningkatkan permintaan dan harga.
Faktor-faktor Lain yang Mempengaruhi Harga Logam Mulia
Selain faktor-faktor yang telah disebutkan di atas, terdapat beberapa faktor lain yang juga mempengaruhi harga logam mulia, termasuk perak:
- Permintaan Industri: Perak memiliki berbagai aplikasi industri, termasuk elektronik, energi surya, dan kedokteran. Permintaan yang kuat dari sektor-sektor ini dapat mendorong harga perak naik.
- Inflasi: Logam mulia sering dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Ketika inflasi meningkat, investor cenderung membeli logam mulia untuk melindungi nilai aset mereka.
- Nilai Tukar Dolar AS: Harga logam mulia biasanya dinyatakan dalam dolar AS. Oleh karena itu, perubahan nilai tukar dolar AS dapat mempengaruhi harga logam mulia dalam mata uang lain.
- Sentimen Pasar: Sentimen pasar secara keseluruhan juga dapat mempengaruhi harga logam mulia. Jika investor optimis tentang prospek ekonomi, mereka mungkin lebih cenderung berinvestasi pada aset-aset berisiko seperti saham, dan mengurangi investasi pada aset safe-haven seperti logam mulia. Sebaliknya, jika investor pesimis tentang prospek ekonomi, mereka mungkin lebih cenderung berinvestasi pada logam mulia.
Implikasi Kenaikan Harga Perak Antam bagi Investor
Kenaikan harga perak Antam merupakan kabar baik bagi para investor yang telah memiliki perak. Namun, bagi investor yang baru mempertimbangkan untuk berinvestasi pada perak, kenaikan harga ini dapat menjadi tantangan. Penting untuk melakukan riset yang cermat dan mempertimbangkan berbagai faktor sebelum membuat keputusan investasi.
Beberapa tips bagi investor yang tertarik untuk berinvestasi pada perak:
- Diversifikasi: Jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang. Diversifikasikan portofolio investasi Anda dengan memasukkan berbagai jenis aset, termasuk saham, obligasi, dan komoditas.
- Investasi Jangka Panjang: Investasi pada logam mulia, termasuk perak, sebaiknya dilakukan untuk jangka panjang. Harga logam mulia dapat berfluktuasi dalam jangka pendek, tetapi secara historis telah menunjukkan kinerja yang baik dalam jangka panjang.
- Pertimbangkan Biaya: Perhatikan biaya-biaya yang terkait dengan investasi pada perak, seperti biaya penyimpanan, biaya asuransi, dan biaya transaksi.
- Konsultasi dengan Penasihat Keuangan: Jika Anda tidak yakin tentang bagaimana cara berinvestasi pada perak, sebaiknya konsultasikan dengan penasihat keuangan yang berkualifikasi.
Kesimpulan
Harga perak Antam mengalami kenaikan signifikan pada hari ini, sejalan dengan tren positif yang terjadi pada harga perak global. Kenaikan ini didorong oleh berbagai faktor, termasuk ketidakpastian geopolitik, ekspektasi penurunan suku bunga, dan permintaan industri yang berkelanjutan. Pelaku pasar dan investor akan terus memantau perkembangan kebijakan suku bunga The Fed dan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi harga logam mulia. Bagi investor yang tertarik untuk berinvestasi pada perak, penting untuk melakukan riset yang cermat dan mempertimbangkan berbagai faktor sebelum membuat keputusan investasi. Dengan strategi investasi yang tepat, perak dapat menjadi aset yang berharga dalam portofolio investasi Anda.





