Dalam era digital yang serba cepat, transformasi proses bisnis menjadi sebuah keharusan bagi perusahaan yang ingin tetap kompetitif dan relevan. Telkom Akses, sebagai salah satu pemain utama dalam industri telekomunikasi, memahami betul pentingnya adaptasi ini. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan mengimplementasikan sistem LENSA Invoice Material, sebuah solusi digital yang dirancang untuk merevolusi proses pengadaan dan manajemen vendor.

Sebelum kehadiran LENSA Invoice Material, proses administrasi proyek di Telkom Akses masih mengandalkan cara-cara konvensional. Dokumen fisik, tanda tangan basah, dan alur verifikasi berlapis dari berbagai tingkatan menjadi pemandangan sehari-hari. Proses yang rumit ini seringkali memicu inefisiensi sumber daya, peningkatan biaya operasional, dan yang tak kalah penting, keluhan dari mitra bisnis terkait lamanya proses pembayaran. Bayangkan tumpukan kertas yang harus diurus, waktu yang terbuang untuk menunggu persetujuan, dan potensi kesalahan manusia yang dapat menghambat kelancaran operasional.

LENSA Invoice Material hadir sebagai jawaban atas tantangan-tantangan tersebut. Sistem ini mengalihkan seluruh proses ke ranah digital, memanfaatkan otomatisasi untuk mempercepat dan menyederhanakan setiap tahapan. Mulai dari penerbitan purchase order (PO), verifikasi dokumen, hingga pembayaran kepada mitra, semuanya dilakukan secara digital. Teknologi Robotic Process Automation (RPA) berperan penting dalam menjalankan proses tanpa intervensi fisik, meminimalkan potensi kesalahan dan mempercepat waktu penyelesaian. Selain itu, teknologi Optical Character Recognition (OCR) digunakan untuk membaca dan memvalidasi dokumen secara otomatis, mengurangi kebutuhan input data manual dan memastikan akurasi informasi.

Dampak implementasi LENSA Invoice Material sangat signifikan dan terukur. Salah satu manfaat yang paling terasa adalah efisiensi biaya operasional. Penghematan biaya cetak dan distribusi dokumen diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah per tahun. Angka ini bukan hanya sekadar penghematan, tetapi juga mencerminkan komitmen Telkom Akses terhadap praktik bisnis yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Selain efisiensi biaya, LENSA Invoice Material juga mempercepat sirkulasi penandatanganan dokumen. Dengan penerapan tanda tangan digital dan e-meterai, proses persetujuan yang sebelumnya memakan waktu berhari-hari kini dapat diselesaikan dalam hitungan jam, bahkan kurang dari 3 x 24 jam. Kecepatan ini sangat penting dalam mempercepat siklus bisnis dan memastikan proyek-proyek dapat berjalan sesuai jadwal.

Peningkatan produktivitas sumber daya manusia (SDM) juga menjadi salah satu dampak positif dari implementasi LENSA Invoice Material. Dengan mengalihkan pekerjaan administratif yang repetitif ke sistem otomatis, karyawan dapat fokus pada tugas-tugas yang lebih strategis dan bernilai tambah. Hal ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi karyawan untuk mengembangkan keterampilan dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perusahaan.

Tidak hanya memberikan manfaat bagi Telkom Akses, LENSA Invoice Material juga memberikan dampak positif bagi mitra bisnis. Proses pembayaran yang lebih cepat dan terprediksi membantu memperbaiki arus kas mitra, memungkinkan mereka untuk mengelola keuangan dengan lebih baik dan berinvestasi dalam pengembangan bisnis mereka. Selain itu, transparansi dalam proses pengadaan dan pembayaran meningkatkan kepercayaan dan kepuasan mitra, yang pada akhirnya memperkuat hubungan kemitraan yang berkelanjutan. Hal ini tercermin dalam peningkatan Index Partnership Satisfaction, yang menjadi fondasi penting bagi hubungan bisnis yang sehat dan produktif.

Percepatan Siklus Bisnis dan Penguatan Kemitraan: Strategi Telkom Akses

Direktur Business & Strategy Telkom Akses, Djoko Srie Handono, menekankan pentingnya LENSA Invoice Material sebagai instrumen untuk mempercepat siklus bisnis dan memperkuat kemitraan. Beliau menyatakan bahwa sistem ini didorong sebagai alat untuk meningkatkan efisiensi operasional di fungsi procurement dan vendor management. Dengan proses penagihan yang terstandardisasi, terotomasi, dan transparan, Telkom Akses dapat mempercepat siklus bisnis sekaligus membangun hubungan kemitraan yang lebih sehat, akuntabel, dan berkelanjutan.

Menurut Djoko, LENSA Invoice Material memberikan kepastian proses bagi mitra material sejak tahap pengadaan hingga pembayaran. Kepastian ini memungkinkan mitra untuk lebih fokus pada kualitas dan kecepatan eksekusi proyek, tanpa terbebani oleh proses administrasi yang berulang dan memakan waktu. Dengan demikian, mitra dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan, yang pada akhirnya meningkatkan daya saing Telkom Akses secara keseluruhan.

Implementasi dan Kolaborasi Lintas Fungsi

LENSA Invoice Material telah melalui tahap piloting sejak Januari 2025 dan evaluasi selama satu tahun. Setelah terbukti efektif, sistem ini resmi diterapkan secara nasional kepada 102 mitra material mulai minggu kedua Januari 2026. Implementasi ini melibatkan kolaborasi lintas fungsi strategis, mencakup Unit IT, Procurement, Inventory, dan Finance. Dukungan penuh dari jajaran Board of Directors dan senior leaders TelkomGroup menunjukkan komitmen perusahaan terhadap transformasi digital dan inovasi.

Kolaborasi lintas fungsi ini sangat penting untuk memastikan keberhasilan implementasi LENSA Invoice Material. Setiap unit memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing dalam memastikan sistem berjalan lancar dan memberikan manfaat yang optimal. Unit IT bertanggung jawab atas pengembangan dan pemeliharaan sistem, Procurement bertanggung jawab atas pengelolaan proses pengadaan, Inventory bertanggung jawab atas pengelolaan persediaan material, dan Finance bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan dan pembayaran.

Komitmen Terhadap Tata Kelola yang Transparan dan Berkelanjutan

Dengan hadirnya LENSA Invoice Material, Telkom Akses tidak hanya menghadirkan solusi digital untuk proses bisnis internal, tetapi juga mempertegas komitmennya dalam membangun tata kelola yang transparan, efisien, dan berkelanjutan. Transparansi dalam proses pengadaan dan pembayaran meningkatkan akuntabilitas dan mengurangi risiko korupsi. Efisiensi operasional mengurangi biaya dan meningkatkan profitabilitas. Praktik bisnis yang berkelanjutan mengurangi dampak lingkungan dan memastikan keberlangsungan bisnis jangka panjang.

Ke depan, Telkom Akses akan terus mengembangkan kapabilitas digital berbasis otomasi cerdas sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi TelkomGroup, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan. Investasi dalam teknologi dan inovasi akan terus dilakukan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing perusahaan. Dengan demikian, Telkom Akses akan terus menjadi pemimpin dalam industri telekomunikasi dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan ekonomi Indonesia.

LENSA Invoice Material bukan hanya sekadar sistem digital, tetapi juga merupakan simbol transformasi budaya di Telkom Akses. Ini adalah bukti nyata bahwa perusahaan berkomitmen untuk beradaptasi dengan perubahan zaman dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kinerja dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. Dengan terus berinovasi dan berkolaborasi, Telkom Akses siap menghadapi tantangan masa depan dan meraih kesuksesan yang lebih besar.

Bagikan:

Cahyono

Fokus pada topik sosial, ekonomi, dan layanan masyarakat dengan gaya penulisan yang to the point.